Rabu, 21 Oktober 2015

Tafsir Wangsit Siliwangi bag.5

Dalam tafsiran Wangsit Siliwangi bagian kelima ini,saya akan mengupas bait2 sbg berikut :
Jayana buta - buta heunteu pati lila; tapi, bongan kacida teuing nyangsara ka somah anu pada ngarep - ngarep caringin reuntas di alun-alu. Buta bakal jaradi wadal, wadal pamolahna sorangan.
Iraha mangsana ?
Engke mun geus tembong budak angon !
Ti dinya loba nu ribut; mimiti ti jero dapur, ti dapur laju salembur, ti lembur jadi sanagara !
Nu barodo jaradi gelo marantuan nu garelut, di kokolotan ku budak buncireung !
Matakna garelut ?
Marebutkeun warisan. Nu hawek hayang panglobana;nu boga hak marenta bagianana.
Ngan anu areling caricing. Ariyana mah ngalalajoan. Tapi kabarerang.
Nu garelut laju rareureuh. Laju kakara arengeuh kabeh ge taya nu meunang bagian. Sabab warisan sakabeh beak, beakna ku nu nyarekel gadean.  (jayanya peminpin tak akan lama,tapi karenanya mereka terlalu menyengsarakan rakyat yg ingin segera dpt mukjizat para peminpin akan menjadi tumbal dari kelakuannya sendiri.
kapan waktunya??
nanti setelah datang anak gembala.dari situ muncul keributan.mulai dr dapur trus jd sekampung,sekampung jd satu negara!!
yg bodoh jd pada gila,membantu org yg berkelahi.di tengarai oleh orang buncit !!
sebabnya berkelahi?? memperebutkan warisan.yg serakah ingin menguasai,yg punya hak minta dpt bagian.
cuman yg sabar terdiam,mereka cuma menyaksikan tapi terbawa-bawa.
yg berkelahi lalu terdiam,lalu baru sadar semuanya tak ada yg dpt bagian.sebab warisan semuanya habis,habis oleh org yg punya taruhan)
tafsiran bebas ala Nang Bacok tentang bait2 di atas adalah : para peminpin di bumi nusantara ini tak bertahan lama,masing2 dr mereka meminpin dgn rentang waktu yg pendek kita bisa merasakan itu dari runtuhnya orde baru (orde baru dlm wangsit siliwangi di simbolkan dgn kalimat "karajaan di jero nagara") sampai pemerintah saat ini ,semuanya tidak ada yg memerintah lebih dari 10 thn.
kemudian yg di maksud "Buta-Buta" dlm wangsit itu bukan hanya kepala negara tetapi juga termasuk di dlmnya segenap jajaran pemerintah termasuk pemegang partai,DPR dan MPR.
oleh karena kerakusan mereka yg membabibuta hingga mereka akan menuai kesialan dr apa yg mereka perbuat (terjerat hukum/di adili) kejadian tertangkapnya para koruptor ini di gambarkan dlm wangsit dgn kalimat "buta bakal jaradi wadal,wadal pamolah sorangan".
kemudian di katakan dlm wangsit "kapan itu terjadi? nanti ketika datang anak gembala....dst" sampai pd bait "dari situ banyak yg ribut.mulai dr dapur sampai sekampung....dst"
kejadian ini persis terjadi sekitar setahun yg lalu yaitu ketikan pemilu dan pilpres.ketika itu banyak yg berkelahi memperebutkan pilihan masing2 dr mulai org2 serumah sampai satu negara sibuk membela keyakinannya.berkelahi memperebutkan sesuatu yg sia-sia di tetuai oleh "budak buncireng/org buncit" siapa dia........? (dia sekarang jd ketua organisasi basis dunia....wallahu a'alam yg jelas org itu d tengah2 kita saat itu)  dan kemudian setelah pemilu dan pilpres terlaksana,org2 yg berkelahi itu semuanya mulai sadar bahwa mereka tak dapat apa2. yg beruntung hanya org2 partai yg dapat kursi di pemerintahan. itulah sekilas tafsiran wangsit siliwangi versi Nang Bacok melihat dari fakta dan data yg terjadi di bumi nusantara ini.
tokoh sentral dlm wangsit siliwangi ini,yaitu "budak janggotan dan budak buncireng" sudah saya perjelas ,tinggal satu lagi yaitu "budak angon" .sebetulnya kita tahu dia sudah muncul saat pemilu dan pilpres,tapi kita tidak mengetahuinya...(HªhªhªhªHªhªhªhª bodoh kau 😸
😸 ) dan insyyaalah akan saya terangkan pada bait selanjutnya dlm tafsir wangsit bagian 6.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar